11 Maret 2021

Latihan Bersama ASAP (Anggota Senior Aruna Pecinta Alam) meningkatkan Kemampuan serta Solidaritas Anggota.

 

 

arunapalasman1k, Purbalingga – Dalam rangka membangun kekeluargaan dan kebersamaan sesama Anggota Aruna Pala, Anggota Senior (ASAP) Aruna pecinta alam mengadakan latihan Survival dan Navigasi darat di Dusun Kalipagu Desa Ketenger Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Latihan ini menjadi bagian dari usaha Anggota Senior Aruna Pecinta alam guna mengasah kembali serta mengukur kemampuan dasar Anggota dalam melakukan Survival dan Navigasi darat.

“kita harus memilih lokasi yang tepat untuk dapat melatih kemampuan dasar anggota dalam survival sekaligus bisa melatih kemampuan Navigasi darat bagi anggota senior aruna pala” ujar Niko salah satu pioneer aruna pala dalam pertemuan rutin ASAP aruna pala

Dusun Kalipagu dipilih sebagai tempat latihan bukan tanpa alasan, dusun Kalipagu dipilih karena Vegetasi hutannya cukup lebat dan banyak tanaman yang cocok dijadikan sebagai sumber makanan dalam latihan survival. Selain itu karena kawasan dusun kalipagu merupakan daerah perbukitan dan cocok sebagai lokasi latihan dari Navigasi darat.

“Kalipagu pas jika dijadikan sebagai lokasi latihan survival dan navigasi darat karena daerah kalipagu dekat dengan daerah perbukitan gunung slamet dan vegetasinya cocok untuk melatih keterampilan Survival Anggota” kata Yogi salah satu anggota senior Aruna pala.

“latihan kali ini tentu memiliki tujuan, agar anggota mampu memperdalam dan mempraktikan kembali teknik-teknik dari survival dan navigasi darat” sambung Mugi anggota senior aruna pala

Minggu (7/3/2021) pukul 08.30 WIB anggota senior Aruna pala yang mengikuti latihan survival dan navigasi darat berangkat dari Desa Limbangan Kec. Kutasari, Kab. Purbalingga sampai di Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kec. Baturraden, Kab. Banyumas pukul 09.15 WIB. Sesampainya di Basecamp ASAP melakukan breaving mengenai latihan yang akan dilakukan dan dibagi menjadi dua tim, tim survival dan tim navigasi darat.

Tim survival langsung menuju hutan bukit delem. Dari basecamp menuju lokasi survival dapat ditempuh dalam waktu 20 menit. Lokasi latihan dari tim survival bukit Delem, dapat dikatan sangat cocok untuk mengasah kemampuan dari anggota dalam melakukan survival. Vegetasi dibukit Delem masih bagus, banyak tanaman yang aman untuk dikonsumsi. Seperti beri hutan yang hampir tersebar disepanjang jalan menuju lokasi survival dan pakis yang mungkin juga tersebar di seluruh bagian bukit delem. Selain itu tersebar juga pohon palem yang masih muda, dimana survivor dapat memanfaatkan batang mudanya sebagai bahan makanan. Serta anak sungai yang dapat dijadikan sebagai sumber air bagi survivor untuk penunjang hidup.

Dalam melakukan latihan survival ini, tim survival dibagi menjadi dua kelompok. Masing masing kelompok memiliki tugas yang sama yaitu untuk belanja makanan (mencari sumber makanan dihutan), membuat perapian dan mendirikan bivak. dalam melaksanakan tugas tersebut setiap kelompok diberi waktu selama 2 jam. Untuk dapat menilai kemampuan dasar survival dari masing-masing anggota. Selain itu juga untuk dapat menanamkan jiwa kepemimpinan serta peran dari anggota aruna pala dan juga mempererat ikatan kekeluargaan dalam diri masing-masing anggota.

Berbeda dengan tim survival, kegiatan dari tim navigasi darat adalah mencoba untuk dapat menemukan tim survival yang sudah berada di bukit delem. Dengan mengandalkan koordinat yang diberikan oleh koordinator tim survival kepada tim navigasi darat. Tim navigasi darat melakukan innersecstion (istilah dalam navigasi darat untuk menentukan lokasi suatu objek pada peta) guna menemukan lokasi tim survival. Dalam hal ini tujuannya selain mengasah kemampuan dasar navigasi darat anggota, juga dalam rangka melatih kemampuan SAR.

Dalam simulasi ini tim survival adalah korban yang harus dicari oleh tim navigasi darat. Tim navigasi darat diberi waktu selama 2 jam untuk melakukan pencarian korban. Tentunya dengan menerapkan prinsip dari navigasi darat dan SAR.

            Harapannya setelah melaksanakan latihan ini anggota dapat lebih terbina, sehingga memiliki basic skillnya masing-masing tidak mengandalkan salah satu anggota saja. Dan dapat menjadi contoh yang baik bagi calon anggota yang akan dibinanya. “Anggota senior harus bisa menjadi contoh yang baik, baik skillfull maupun smartfull. Agar dapat ditiru oleh anggota yang nanti akan dididiknya.” Tegas Niko

Tidak hanya dari basic kegiatannya saja, latihan ini juga mengharapkan kebersamaan dan kekeluargaan antar anggota Aruna pala semakin erat serta rasa solidaritas sesama anggota semakin tinggi.

Salam Lestari....!!!

 

Kontributor : NRA:AP/XV-141/15/PKB

Editor :

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wisata Alam Purbalingga : Curug Duwur, Surga Tersembunyi di Purbalingga

  Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, semakin dikenal sebagai destinasi wisata alam yang memesona. Salah satu daya tarik yang wajib dikunjun...