16 Desember 2024

Wisata Alam Purbalingga: Misteri dan Keindahan Watu Cungur di Desa Bumisari

Di Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, terdapat sebuah batu unik yang dikenal dengan nama Watu Cungur. Lokasinya berada di bawah jembatan yang menghubungkan Desa Bumisari dengan Desa Cipaku, menjadikannya salah satu ikon budaya yang menarik perhatian.

(Dokumentasi Arunapala SMA Negeri 1 Kutasari)

Keunikan Watu Cungur

Sesuai namanya, Watu Cungur adalah batu besar dengan dua lubang yang menyerupai cungur atau hidung dalam bahasa Jawa. Bentuknya yang khas menjadi daya tarik tersendiri, terutama karena ia menyimpan cerita dan kepercayaan masyarakat lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Di dalam lubang batu ini sering ditemukan bunga, rokok, atau uang koin. Barang-barang tersebut diduga merupakan bentuk sesajen. Bagi mereka yang mempercayainya, jika ingin melewati batu ini, seseorang harus memberikan persembahan sebagai bentuk penghormatan. Tradisi ini telah menjadi bagian dari cerita rakyat Desa Bumisari dan Cipaku.

Mitos yang Menyelimuti Watu Cungur

Watu Cungur juga tidak lepas dari cerita mitos yang berkembang di masyarakat sekitar. Salah satu kepercayaan yang masih diyakini adalah terkait ketinggian air sungai di sekitar batu ini.

Masyarakat percaya, jika ketinggian air sungai mencapai lubang Watu Cungur, mereka dilarang keras menyeberangi sungai tersebut. Konon, siapa saja yang melanggar larangan ini akan terseret air dan masuk ke dalam lubang batu. Meski hanya sebatas cerita rakyat, kepercayaan ini mengandung nilai kehati-hatian yang diwariskan oleh para leluhur kepada masyarakat.


(Dokumentasi Arunapala SMA Negeri 1 Kutasari)

Menghormati Tradisi Lokal

Sebagai bagian dari tradisi dan budaya lokal, Watu Cungur tidak hanya menjadi simbol unik Desa Bumisari dan Cipaku, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya menghormati adat dan kepercayaan masyarakat setempat. Apakah Anda mempercayainya atau tidak, hal ini menunjukkan kekayaan budaya yang dimiliki daerah tersebut dan menjadi bukti eratnya hubungan masyarakat dengan alam sekitarnya.

Pesona Watu Cungur Sebagai Wisata Budaya

Watu Cungur tidak hanya menarik sebagai objek budaya, tetapi juga sebagai potensi wisata yang bisa dikembangkan. Dengan keunikan bentuknya, cerita rakyat, dan mitos yang melingkupinya, batu ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mempelajari budaya lokal sekaligus menikmati keindahan alam Desa Bumisari.

Sebagai pengunjung, Anda dapat mengabadikan keunikan batu ini dan mendengar langsung cerita masyarakat setempat yang penuh dengan nilai sejarah dan tradisi. Tentu saja, penting untuk tetap menjaga lingkungan dan menghormati adat yang berlaku.

(Tim Redaksi Arunapala : Lefia, Misrianti, Intan, Tasya, Siti, Sanah, Catur)

Warisan Budaya yang Patut Dijaga

Watu Cungur adalah simbol unik yang memperkaya tradisi dan budaya Desa Bumisari dan Cipaku. Keberadaannya tidak hanya menjadi bukti kekayaan lokal, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai penghormatan terhadap alam dan budaya.

Bagi Anda yang tertarik dengan kearifan lokal, Watu Cungur adalah destinasi yang layak untuk dikunjungi. Temukan keunikan dan kisahnya, serta jadilah bagian dari pelestarian budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi

Tim Redaksi : Anaful Hazis, Fikrian Ali Nurfalah, Lefia, Misriyanti, Intan Shururi,  Tasya Karen Indah, Siti Khotimah, Nur Khasanah, Catur Winasih, Sofan Sidiq, Rio Septiawan

Editor : Mugiono & Jukianto

Publikasi : Aruna Pecinta Alam SMA Negeri 1 Kutasari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wisata Alam Purbalingga : Curug Duwur, Surga Tersembunyi di Purbalingga

  Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, semakin dikenal sebagai destinasi wisata alam yang memesona. Salah satu daya tarik yang wajib dikunjun...