Saya Zahra Julia Alisyahbana akan menceritakan pengalaman saya sewaktu Diklatsar kemarin pada tanggal 26,27 dan 28 Desember 2022.
Day 1
Hari Senin tanggal 26 pukul 07.00 WIB saya berangkat ke sekolah untuk mengikuti kegiatan Diklatsar Aruna Pala SMA N 1 Kutasari Angkatan ke 23, sesampainya di sekolah saya mempacking barang yang saya bawa kedalam tas Carrier. Setelah itu saya disuruh Pelatih untuk mencoba menggendong tas carier yang akan saya bawa selama Diklatsar dan saat saya mencobanya tas tersebut sangat berat. Setelah itu saya mengikuti upacara pelepasan peserta Diklatsar, sebagai perwakilan siswa saya menerima Panji Diklatsar Aruna Pala. Selesai Upacara, saya berangkat dari SMA Negeri 1 Kutasari ke Karangjengkol naik motor sambil menggendong tas carier serta membawa Panji. Saat naik motor menuju karangjengkol rasanya saya seperti akan terjungkal, karena beban carrier yang saya bawa. Setelah sampai di Karangjengkol saya mulai berjalan dengan membawa tas carier yang sangat berat itu dan Panji. Saat sedang berjalan, saya beserta teman saya siswa 02 bergantian membawa Panji Diklatsar. saat itu saya jatuh di semak semak ,disitu rasanya saya sudah tidak mau menggendong tas carier itu lagi karena berat,tapi itu tidak mungkin. Setelah berjalan cukup lama, waktunya shalat dhuhur setelah shalat saya dengan teman saya yang 1 itu memasak makanan untuk makan siang kami berdua. Setelah ishoma saya melanjutkan perjalanan kembali melewati jalan beraspal tidak seperti tadi yang melewati hutan dengan banyak rintangan.
Setelah sekian lama berjalan dengan tangan kiri yang sakit
akhirnya sampai ke camp 1 tetapi lokasinya harus dipindah karena ada sesuatu
jadinya saya jalan kembali tapi untungnya tas nya dibawa panitia,saya berjalan
hanya membawa kayu dan mantel,tapi pada saat membawa kayu dan mantel tersebut
rasanya tangan kiri saya sudah tidak kuat membawanya karena lemas dan sakit.Setelah
sampai tujuan saya membuat tenda dibantu oleh pelatih. Setelah jadi disitu saya
akhirnya bisa istirahat. Habis itu saya shalat ashar lalu masak setelah itu
istirahat shalat Maghrib, shalat isya dan lain lain. Setelah itu saya
tidur,disitulah dingin mulai menusuk, sampai sampai tidak bisa tidur dengan
pulas. Dan malam itu sepertinya panitia bayangan sangat asik mengobrol sampai
sampai suaranya sangat berisik,tetapi tidak apa apa jadi seperti masih ada
kehidupan,daripada hening.
Day 2
Pagi hari datang,saya sudah shalat subuh setelah itu packing dan membongkar tenda. Setelah itu masak dan sarapan, setelah sarapan saya melanjutkan perjalanan kembali dengan menggendong tas carier dan dengan keadaan tangan kiri yang sakit. Ditengah perjalanan saya mendapatkan materi survival setelah itu saya disuruh untuk mencari makanan yang bisa dimakan seperti daun damar,daun pakis dan sebagainya setelah dapat kami melanjutkan perjalanan lagi. Sampai pada saat itu saya istirahat kemudian masak dan shalat dhuhur. Setelah itu melanjutkan perjalanan lagi melewati hutan lagi dengan jalan yang sangat licin dan penuh tantangan,pada saat melewati jalan yang licin saya terus terusan dipanggil 01! 01! Dan otomatis saya harus menjawab SIAP ARUNA PALA pada saat itu juga saya terpeleset,disitu saya ingin tertawa tetapi saya juga malu. Setelah sekian lama melewati hutan yang sangat berbahaya akhirnya saya sampai ke camp 2 sebelum itu
disana saya mendapatkan materi tentang SAR dan Navigasi darat. Disitu saya mendapatkan tugas untuk mencari korban untuk diselamatkan. Setelah menemukan korban, saya membawanya ke atas jembatan dan mengobati lukanya yang katanya jatuh akibat berlarian. Setelah itu saya memapah korban tersebut sampai atas, setelah itu saya disuruh untuk mengikuti Danlong untuk kembali ke tempat awal saya berada. Setelah itu saya disuruh mendirikan tenda lagi untuk bermalam untuk hari ke 2 ini. Setelah itu saya shalat Ashar, istirahat terus shalat Maghrib, saya diberi makan oleh Tasis(baik banget deh)abis itu saya buka bungkusan itu ternyata isinya nasi dan sayur kacang,jujur disitu saya agak berat memakannya karena saya agak tidak suka sayur kacang. Setelah itu sepertinya Dansis dan Tasis datang untuk menyemangati saya,saat Dansis dan Tasis ada disitu rasanya sangat senang.Setelah itu ada pelatih disitu saya sangat tegang disitu lah Evaluasi dilakukan,disitu katanya akan ditambah hari lagi dan sebenarnya saya tidak siap jika itu terjadi,saya disuruh push up 1 porsi tetapi saya tidak kuat karena tangan kiri saya yang lemas,oleh sebab itu tidak jadi di porsi(Alhamdulillah). Setelah itu saya pikir akan istirahat tapi ternyata ada Dantib dan rasanya tegang + degdegan melebihi tadi. Disitu saya ditawari makan malam lagi sebenarnya saya sudah menolak tetapi akhirnya mau karena terpaksa dan terus di tawari tetapi hanya 1 bungkus untuk berdua karena sebenarnya saya sudah kenyang. Setelah itu shalat isya setelah shalat saya dan teman saya makan makanan yang tadi. Setelah itu saya istirahat dan tidur,seperti biasa hawa disekitar sangat dingin.
Day 3
Sebenarnya ini hari yang saya tunggu tunggu yaitu hari
terakhir kegiatan Diklatsar tetapi sepertinya harapan itu pupus karena katanya
akan ditambah 1 hari lagi.
Pagi pagi saya shalat subuh setelah itu masak dan dilanjutkan makan,pada saat makan Tasis datang seperti biasa untuk menyemangati dan memberi dukungan,pelajaran dan lain lain. Dan seperti biasa saat ada Tasis itu hati langsung tenang dan senang. Setelah makan selesai dan sudah packing dan membongkar tenda saya duduk duduk bersama Tasis lagi Tapi kali ini agak sedikit berbeda karena Tasis Kang Aziz menyampaikan bahwa saya tidak jadi pulang hari ini juga melainkan harus di tambah 1 hari lagi untuk kegiatan Diklatsar ini(ternyata cuma prank),disitu saya sudah tidak bersemangat tapi mau tidak mau itu harus di laksanakan. Saat sedang mendengarkan Kang Memet disitu jantung saya rasanya ingin pindah ke lambung(lebay si tapi emang beneran degdegan banget) 😭karena Panji yang saya jaga selama kegiatan Diklatsar ini jatuh 😭(untungnya bukan jatuh karena saya) disitu jantung saya sudah seperti berdisko astagfirullah. Setelah itu saya melanjutkan perjalanan kembali,disitu sudah melewati rumah rumah dan bangunan dan melewati jalan raya,saat itu disuruh berlari,sudah panas+ tas carier nya berat malah disuruh lari trus dipanggil hello Genk!hello Genk! terus otomatis saya harus menjawab SIAP ARUNA PALA!! Saya kira perjalanan masih jauh ternyata itu sudah sampai di tempat pelantikan disitu saya kaget ternyata sudah ramai orang dan sedang melakukan upacara,disitu disuruh langsung baris dan saya memperhatikan di depan ternyata sudah ada syal Aruna Pala disitu saya senang karena pasti ini langsung pelantikan dan tidak ditambah hari lagi dan tiba tiba saya disuruh laporan karena saya yang no 1,dihati kecil saya bilang"ini mau laporan apa nih wah saya harus ngomong apa ya Allah😭"akhirnya saya tetap laporan dengan kata kata yang spontan dan terbata bata. Disitu saya pengin copot tas carier nya karena sudah sangat berat tapi upacara tidak selesai selesai. Saat itu akhirnya saya telah dilantik menjadi anggota muda Aruna Pala (Alhamdulillah seneng banget). Ternyata saya di prank sama Kang Aziz.
Itulah cerita tentang kegiatan Diklatsar saya selama 3 hari. Saya paham itulah namanya pendidikan, diperlukan ketegasan dan kedisiplinan saat melakukannya agar bisa mencapai tingkatan yang lebih tinggi/jenjang yang selanjutnya. Sekian Terimakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar